Banjarmasin Tetap Pertahankan Budaya Baayun Maulid
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Kota Banjarmasin mempertahankan tradisi baayun maulid pada Rabiul Awal 1448 H/2026 M di Masjid Sultan Suriansyah, sekaligus memperingati Harjad ke-500 Kota Banjarmasin. Kegiatan ini mengikuti prosesi tradisional di mana anak ditempatkan dalam ayunan dan diayun oleh orang tua sambil dilengkapi dengan pembacaan Al-Quran, salawat, dan doa. Sebanyak 500 peserta dari berbagai usia, didominasi anak-anak, berpartisipasi dalam acara yang dilaksanakan di masjid bersejarah Kesultanan Pertama Banjar ini. Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda menekankan pentingnya tradisi ini sebagai warisan budaya masyarakat Banjar yang turun-temurun, serta berharap Masjid Sultan Suriansyah menjadi ikon tidak hanya Banjarmasin, tetapi juga Kalimantan Selatan, Kalimantan, dan Indonesia. Ia juga berharap tradisi baayun maulid dapat dikembangkan hingga masuk dalam kalender kegiatan daerah hingga nasional. Kepala Dinas Kebudayaan Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, menjelaskan bahwa jumlah 500 peserta ditetapkan khusus untuk merayakan 500 tahun berdirinya Kota Banjarmasin.
Bagikan
Berita terkait
Pemkot Banjarmasin dan BWS Perkuat Penanganan Sungai Pekapuran
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 04.12
Polisi Ciduk Pemabuk yang Bakar Toko Bumper di Banjarmasin Timur
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 19.01
Banjarmasin Raih Apresiasi Pemda Berprestasi Program 3 Juta Rumah
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 20.08
Banjarmasin Sabet Penghargaan Kategori Akses Layanan Pendidikan
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 20.00