Banjir Landa Permukiman Warga di Medan: 803 Rumah Terdampak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Banjir melanda permukiman warga di Kota Medan, khususnya di Kecamatan Medan Maimun, pada Senin (24/8). Akibat banjir, 803 rumah warga terdampat. Banjir disebabkan oleh meluapnya Daerah Aliran Sungai (DAS) Babura, Deli, Sunggal, dan Denai yang dipicu tingginya debit air dari wilayah pegunungan. Menurut Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati, tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa ini. Ratusan warga mengungsi sementara air mulai surut. Di Kelurahan Sei Mati, ketinggian air mencapai tiga meter dan lumpur pascabanjir masuk hingga setinggi betis orang dewasa. Warga harus memanjat atap rumah untuk menyelamatkan diri. Beberapa warga memilih pindah karena banjir yang berulang. Mereka juga meminta pemerintah membangun tanggul dan melakukan pengorekan terhadap Sungai Deli agar banjir tidak terjadi lagi. Air banjir mulai naik sekitar pukul 22.00 WIB dan mulai surut pada pukul 03.30 WIB.
Bagikan
Berita terkait
Badai Landa Kota Medan, Posko Bantuan Bencana BPBD Tertiup Angin
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 22.28
Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Medan, 167 Rumah Rusak
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 20.27
Hujan Badai Landa Medan: 11 Rumah Rusak, 39 Jiwa Terdampak
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 10.16
Lansia di Medan Jadi Kurir Narkoba, Polisi Sita 30 Kg Sabu dan 20 Ribu Ekstasi
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 14.29