Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Banyak Laporan Travel Umrah Nakal, Kemenhaj Pastikan Tak Ada Ampun

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan tidak ada ampun bagi travel umrah nakal setelah banyak laporan tentang Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang tidak bertanggung jawab. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan teguran keras dan instruksi tegas terkait maraknya laporan travel yang menelantarkan jemaah di Tanah Suci, seperti di Jeddah dan Makkah, di mana jemaah dibohongi dan tiket tidak dibelikan. Kemenhaj akan bertindak lebih tegas dengan pengawasan ketat dan langkah tanpa toleransi. Setiap travel yang terbukti menelantarkan jemaah, meski baru satu kali, akan langsung dijatuhi sanksi berat berupa penutupan izin operasional. Selain sanksi administratif, seluruh oknum travel, KBIHU, maupun pihak yang terlibat dalam praktik penipuan seperti jual beli layanan badal dan dam palsu yang telah merugikan jemaah hingga miliaran rupiah akan diseret ke jalur hukum untuk diproses secara pidana. Penindakan hukum pidana ini dinilai krusial untuk memberikan efek jera dan membersihkan ekosistem penyelenggaraan ibadah haji dan umrah dari oknum yang merusak nama baik para ustaz dan kiai. Langkah ini merupakan komitmen Kemenhaj di bawah Presiden Prabowo Subianto untuk melindungi masyarakat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait