Barista Asal Aceh Hilang Kontak di Arab Saudi, Ternyata Ditahan Imigrasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Muhammad Ikhsan, barista asal Aceh yang bekerja di Arab Saudi, tidak dapat berkomunikasi sejak September 2026. Penyelidikan menemukan ia berada di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim/Tarhil) Tabuk karena perusahaan tempatnya bekerja bangkrut dan tidak mampu membiayai pemulangan. Ikhsan bekerja sebagai barista di Tabuk sejak 16 Oktober 2024 hingga 10 Mei 2026. Pada 10 September 2026, ia dibawa ke kantor Jawazat untuk pemulangan, namun izin tinggalnya sudah kedaluwarsa tiga bulan. Anggota DPD Aceh Sudirman Haji Uma mengirim surat ke Kemenlu untuk meminta bantuan penelusuran. KJRI Jeddah berhasil menemukan lokasi Ikhsan dan kini ia direncanakan dipindahkan ke Tarhil Syumaisi, Makkah sebelum dipulangkan ke Indonesia.
Bagikan
Berita terkait
Raja Salman Kutuk Houthi soal Serangan ke Mekkah
Detik.com · 23 September 2026 pukul 09.21
Harga Minyak Mentah Bergerak Variatif Usai Pertemuan Diplomatik AS-Iran, Sinyal Positif Jalur Ekspor
JawaPos · 23 September 2026 pukul 08.31
Arab Saudi Mulai Aktifkan Lagi Pipa Minyak, Target Ekspor Akhir Pekan
kumparan · 23 September 2026 pukul 07.18
Lansia Asal Belanda Bikin Onar di Bali, Imigrasi Denpasar Bergerak
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 06.17