Harga Minyak Mentah Bergerak Variatif Usai Pertemuan Diplomatik AS-Iran, Sinyal Positif Jalur Ekspor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah dunia bergerak variatif pada perdagangan 23 September 2026 setelah kemajuan diplomatik antara AS dan Iran. Minyak Brent naik 0,50 persen ke USD 99,10 per barel, sementara WTI turun 0,49 persen ke USD 90,07 per barel. Presiden AS Donald Trump menyatakan pertemuan tiga jam dengan Iran di New York berjalan produktif, memicu harapan normalisasi pasokan. Ini adalah kontak langsung pertama antara kedua negara sejak Juni 2026. Iran mengindikasikan kemungkinan pembukaan kembali Selat Hormuz jika AS mencabut tekanan militer dan blokade pelabuhan. Sebelum konflik, Selat Hormuz mengangkut seperlima pasokan minyak dan gas alam cair global. Arab Saudi juga memulihkan operasi pipa East-West dengan kapasitas 7 juta barel per hari, meski pemulihan penuh membutuhkan enam hingga delapan minggu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 23 September 2026 pukul 07.18
Arab Saudi Mulai Aktifkan Lagi Pipa Minyak, Target Ekspor Akhir Pekan
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 08.32
Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih 2%, Terseret Harapan Diplomasi AS-Iran
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 08.40
Minyak Mentah Turun Jari US$103 Per Barel di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah
Berita terkait
Arab Alihkan Jalur Ekspor, Harga Minyak Turun!
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 09.08
Mengapa Pipa Minyak East-West Arab Saudi Penting bagi Pasokan Dunia?
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 10.00
Harga Minyak Mentah Turun Usai Sinyal Pasokan Mengalir Lewat Selat Hormuz
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 09.44
Harga Minyak Mentah Dunia Turun Lagi di Tengah Serangan Rudal Houthi ke Riyadh
JawaPos · 21 September 2026 pukul 08.15