Barito Pacific Perluas Bisnis Regional, 90% Investasi Tetap di Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Barito Pacific memperluas ekspansi bisnis ke pasar regional dengan tetap menjadikan Indonesia sebagai basis utama. Grup ini berinvestasi USD5 miliar dalam lima tahun terakhir di sektor petrokimia, energi terbarukan, dan infrastruktur kelistrikan. Rudy Suparman, Wakil Presiden Direktur, menyatakan ekspansi bertujuan memperkuat basis industri hilir Indonesia. Chandra Asri Group, melalui kepemilikan aset Aster di Singapura, mendukung ketahanan energi nasional dengan menyediakan bahan bakar untuk industri dalam negeri. Sektor petrokimia mengembangkan kapasitas produksi dan sedang membangun fasilitas chlor-alkali serta ethylene dichloride (CA-EDC) dengan investasi USD800 juta, target operasional 2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 12.51
Ekspansi ke Luar Negeri, Barito Pacific Tetap Tanam 90% Investasi di Indonesia
Warta Ekonomi · 19 September 2026 pukul 16.28
BRPT Bidik Kapasitas Geothermal 2 GW dalam 5-10 Tahun
kumparan · 19 September 2026 pukul 15.30
Skema Pembiayaan LRT Haga-Utsunomiya yang Unik, Bikin Tarif Lebih Murah dari Bus
Berita terkait
Dari Petrokimia ke Energi dan Infrastruktur, Ini Transformasi Chandra Asri
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 14.00
Bakom Beberkan Dua Skema Pemenuhan Listrik di 10.068 Dusun Pelosok
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 06.00
Pemerintah Siapkan Rp 61,65 T untuk Bangun Akses Listrik di 10.068 Lokasi
kumparan · 16 September 2026 pukul 20.45
Mau Punya PLTS 100 GW, Indonesia Butuh Peta Jalan yang Sesuai
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 13.19