Basarnas: Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 51 Orang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Basarnas melaporkan jumlah korban meninggal akibat gempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) meningkat menjadi 51 orang per Minggu (16/8) pukul 09.00 WITA. Penambahan korban terjadi di Manggarai Timur (3 orang) dan Manggarai/Reo (1 orang). Selain korban jiwa, tercatat 64 warga mengalami luka-luka dan luka berat yang kini dalam perawatan.
Operasi SAR menghadapi kendala longsor, gangguan listrik, dan komunikasi, sehingga tim menggunakan fasilitas Starlink untuk koordinasi. Basarnas mengerahkan helikopter dari Bima ke Labuan Bajo serta personel tambahan dari Makassar, Mataram, dan Surabaya. Armada udara dan laut juga disiapkan untuk distribusi logistik dan kesehatan.
Gempa yang mengguncang Nagekeo pada Sabtu (15/8) ini memicu tsunami setinggi 0,94 meter di beberapa wilayah. Dampaknya meliputi kerusakan rumah warga, pelabuhan, akses jalan, serta fasilitas kesehatan seperti RSUD Komodo dan RSUD Ruteng yang memaksa pemindahan pasien.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 10.46
Tidak Ada Gangguan Layanan Navigasi di Bandara NTT Pascagempa
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 19.00
Gempa NTT, BNPB Aktifkan Posko dan Fokus Evakuasi Korban yang Terjebak
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 17.17
Prabowo Kerahkan Menteri hingga BUMN Tangani Gempa NTT, 50 Ribu Paket Sembako Dikirim
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.13
Korban Tewas Gempa NTT Capai 51 Orang, Helikopter Disiagakan untuk Medis
Berita terkait
Kisah Ahmad, Bawa Keluarga Lari ke Bukit saat Air Laut Surut Usai Gempa 7,7 M
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 18.50
Korban Tewas Akibat Gempa NTT Bertambah Jadi 51 Orang
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 13.09
Polri Kirim 137 Personel dan Dukungan Logistik, Perkuat Penanganan Gempa NTT
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 10.02
Gempa 7,7 Guncang NTT, Legislator PDIP: Segera Penanganan ke Daerah Berdampak
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 06.23