Korban Tewas Gempa NTT Capai 51 Orang, Helikopter Disiagakan untuk Medis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengakibatkan 51 orang meninggal dunia dan 132 orang mengalami luka berat maupun ringan hingga Minggu (16/8). Total korban terdampak yang terdata mencapai 183 orang. Data korban tersebut masih bersifat dinamis dan terus diverifikasi oleh tim gabungan bersama BPBD setempat.
Memasuki hari kedua operasi pencarian dan pertolongan, Kantor SAR Maumere memperluas area penyisiran ke Kabupaten Manggarai Timur, Manggarai, dan Nagekeo. Operasi ini melibatkan 281 personel gabungan dari TNI, Polri, instansi pemerintah, dan potensi SAR lainnya. Di Manggarai Timur, tim berhasil menemukan dan mengevakuasi jenazah seorang nelayan yang tenggelam di perairan Pantai Waso saat gempa terjadi.
Untuk mendukung penanganan korban, Basarnas menyiagakan armada helikopter di Bandara Komodo, Labuan Bajo, guna keperluan evakuasi medis udara secara cepat. Kepala Basarnas bersama rombongan juga telah tiba di Flores untuk memantau langsung proses tanggap darurat serta meninjau daerah terdampak di Manggarai Timur.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 17.17
Prabowo Kerahkan Menteri hingga BUMN Tangani Gempa NTT, 50 Ribu Paket Sembako Dikirim
JawaPos · 16 Agustus 2026 pukul 14.45
Flores NTT Diguncang Gempa, Kepala BNPB Instruksikan 8 Aksi Cepat Ini
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 13.09
Korban Tewas Akibat Gempa NTT Bertambah Jadi 51 Orang
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 10.39
Basarnas: Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 51 Orang
Berita terkait
DPR Tinjau Dampak Gempa NTT, Pastikan Penanganan Korban Berjalan Cepat
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.16
Pascagempa NTT, Lebih 5.000 Warga Bertahan di Pengungsian
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 11.41
Update Korban Gempa NTT: 47 Orang Meninggal, Ratusan Rumah Rusak
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 19.47
Korban Gempa 7,7 M di NTT Bertambah: 33 Orang Tewas, 23 Luka, Ribuan Mengungsi
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 15.23