Batur Gelar Pamlaspas Cihna di Titik Nol, Koster Minta Stop Komersialisasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Desa Adat Batur menggelar upacara Pamlaspas Cihna di Titik Nol Desa Adat Batur Let, kawasan Black Lava-Batur, pada Rabu 29 Juli. Upacara ini merupakan penanda sejarah sekaligus bagian dari rangkaian peringatan 100 Tahun Rarud Batur, peristiwa perpindahan masyarakat akibat letusan dahsyat Gunung Batur satu abad lalu. Hadir dalam acara tersebut Gubernur Bali Wayan Koster, Ida Dalem Semara Putra, Danrem 163/Wirasatya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, serta jajaran instansi terkait.
Penentuan lokasi Batur Kuno atau Purwa Mandala Batur dilakukan melalui pendekatan dokumen sejarah, foto tempo dulu, hingga proses spiritual. Kawasan ini dahulunya merupakan pusat pemukiman dan lokasi awal Pura Ulun Danu Batur sebelum relokasi. Pihak desa menegaskan bahwa penataan di Titik Nol ini bukan untuk membangun kembali pura baru, melainkan menghadirkan simbol edukasi berupa Padmasana Alayang dengan bebaturan pertiwi, agar generasi mendatang mengetahui letak Desa Batur dan Pura Ulun Danu Batur pada masa lampau.
Peringatan ini juga dirangkai dengan festival bertajuk Batur Village Festival yang akan berlangsung pada 2-8 Agustus 2026, sebagaimana disampaikan oleh Ketua Panitia 100 Tahun Rarud Batur Made Santika.
Bagikan
Berita terkait
Meski Indonesia Mayoritas Muslim, Negara Katolik Ini jadi Negara Eropa Pertama yang Akui Kemerdekaan RI
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 15.10
Megawati Ungkap Alasan Sering Teriakan Merdeka: Masukan dari Para Pejuang
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.37
Megawati Ungkap Alasan Sering Teriakkan 'Merdeka': Masukan dari Para Pejuang
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.37
Megawati Kenang Sukarno: Kita Harus Berani Lihat Sejarah dengan Kejujuran
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 12.35