Bayar Rp81 Miliar Demi Nyerobot Antrean! Biaya Lewati Terusan Panama Cetak Rekor Termahal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Konflik bersenjata di Iran yang melumpuhkan rute energi Timur Tengah memicu krisis antrean ekstrem di Terusan Panama. Pemilik kapal tanker G. Arete, milik perusahaan Korea Selatan SK Shipping Co., membayar USD4,6 juta (sekitar Rp81,4 miliar) melalui lelang untuk melewati terusan tanpa antre. Biaya ini memecahkan rekor lelang termahal sepanjang sejarah Terusan Panama, melewati rekor sebelumnya sebesar USD4 juta yang dibayar oleh kapal kontainer Seaspan Benefactor beberapa hari sebelumnya.
Penutupan Selat Hormuz akibat krisis Iran memaksa pembeli di Asia mengalihkan pasokan gas cair (LPG) dan minyak mentah dari Teluk ke pesisir Gulf Coast Amerika Serikat. Karena Terusan Panama merupakan rute terpendek antara AS dan Asia, lalu lintas kapal di saluran ini melonjak drastis, dengan potensi antrean mencapai 11 hari bagi kapal yang tidak membeli jalur lewat.
Bagikan
Berita terkait
Tujuan Perang Tak Tercapai, Iran Tuding AS Sembunyikan Jumlah Tentara yang Tewas
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 14.24
Qalibaf Peringatkan Tak Ada Pihak di Kawasan yang Bisa Jual Minyak jika Iran Tidak Bisa
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 11.31
Mojtaba Khamenei Tiba-Tiba Muncul, Beri Pesan ke Amerika
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 22.00
Iran Tunggu Jawaban Resmi AS Soal Tawaran Selat Hormuz
Detik.com · 29 September 2026 pukul 18.12