Bayi Ternyata Kaget Jika Orang Dewasa Acuhkan Bayi Menangis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Developmental Psychology mengungkapkan bahwa bayi berusia enam bulan sudah membentuk ekspektasi tentang respons pengasuh terhadap tangisan. Para peneliti menggunakan metode violation-of-expectation task untuk menguji apakah bayi menatap lebih lama pada peristwatan yang tidak sesuai harapan. Hasilnya menunjukkan bayi rata-rata menonton video pengasuh yang mengacuhkan tangisan selama 38,9 detik, sedikit lebih lama dibandingkan video pengasuh yang menenangkan bayi (33,2 detik). Durasi yang lebih panjang pada skenario mengacuhkan mengindikasikan rasa kaget atau kejutan karena respons orang dewasa tidak sesuai dengan harapan positif bayi. Pola ini konsisten pada bayi berusia 6 hingga 12 bulan. Penelitian ini juga menemukan kaitan antara respons bayi dengan kondisi mental ibunya. Bayi yang ibunya melaporkan lebih banyak gejala depresi cenderung menunjukkan perbedaan durasi tatapan yang lebih kecil antara skenario mengacuhkan dan menenangkan. Para peneliti menekankan perlunya studi dengan skala lebih besar untuk memahami pengaruh pengalaman pengasuhan dan regulasi emosi pada perkembangan sosial anak sejak dini.
Bagikan
Berita terkait
Penguatan Fungsi Keluarga Kunci Generasi Berkualitas
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 19.35
Fenomena Anak AC dan Tantangan Ketangguhan Generasi Alfa
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 11.34
Dokter Jelaskan Alasan Pentingnya Rasa Percaya Ibu dan Anak dalam Proses Toilet Training
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 22.00
Benarkah Cat Rambut Picu Kanker Payudara? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 19.38