Bea Cukai Gresik Dorong Optimalisasi DBHCHT Sekaligus Memperkuat Pembinaan Pelaku IHT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bea Cukai Gresik menggelenggarakan talkshow pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2026 untuk mendidik masyarakat dan memperkuat pembinaan industri hasil tembakau (IHT). Kepala Kantor Bea Cukai Gresik Asep Munandar menjelaskan DBHCHT sebagai bentuk pengembalian penerimaan cukai untuk program kesehatan, kesejahteraan, dan penegakan hukum. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepatuhan serta pemberantasan rokok ilegal.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik dr. Mukhibatul Khusnah menyampaikan alokasi DBHCHT 2026 digunakan untuk pembangunan infrastruktur puskesmas, pengadaan alat kesehatan, dan penyediaan ambulans di beberapa kecamatan seperti Menganti, Panceng, Balongpanggang, dan Ujungpangkah. Dana juga mendukung program kesehatan ibu hamil, anak, lansia, peningkatan gizi balita, dan percepatan penurunan stunting.
Dengan pemanfaatan DBHCHT yang tepat, masyarakat diharapkan merasakan manfaat langsung dari penerimaan cukai hasil tembakau dalam pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Bagikan
Berita terkait
Dikepung Karhutla dan Kemarau, Kasus ISPA Jatim Tembus 200 Ribu
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 22.30
Penemu FSN Hadir di Surabaya, 50 Praktisi Kesehatan Ikuti Workshop Internasional
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 20.48
5 Puskesmas di Palembang Disiagakan 24 Jam Tangani Warga Kena ISPA
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 20.30
Ada Kotoran Manusia di Kursi, Transjakarta Tarik Bus untuk Disterilisasi
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 20.15