Dikepung Karhutla dan Kemarau, Kasus ISPA Jatim Tembus 200 Ribu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Jawa Timur melonjak tajam selama musim kemarau 2026 akibat cuaca ekstrem, polusi udara, dan kebakaran hutan. Rata-rata kasus bulanan meningkat dari 117 ribu pada 2025 menjadi 147 ribu pada 2026, dengan puncak tertinggi mencapai lebih dari 200 ribu kasus pada Agustus 2026. Wilayah dengan kasus terbanyak meliputi Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, serta Kabupaten dan Kota Malang.
Dinas Kesehatan Jawa Timur mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak serta-merta mengaitkan lonjakan ini dengan wabah Influenza A karena ketiadaan data provinsi yang mendukung. Meskipun kunjungan rumah sakit meningkat sekitar 40 hingga 60 persen, kapasitas layanan kesehatan dipastikan masih terkendali. Warga diminta mencegah penularan dengan memakai masker, menjaga gaya hidup sehat, serta segera mengunjungi fasilitas kesehatan jika gejala tidak kunjung membaik, terutama bagi kelompok rentan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 20.30
5 Puskesmas di Palembang Disiagakan 24 Jam Tangani Warga Kena ISPA
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 13.08
Karhutla Jatim Capai 9.269 Hektare, Terjadi 136 Kali di 25 Daerah
Berita terkait
Kemarau dan Karhutla Mengintai, Kasus ISPA di Sumsel Tembus Puluhan Ribu
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 01.29
Kasus ISPA di Kabupaten Tasikmalaya Tembus 97.629 Selama Kemarau 2026
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.58
ISPA di Jatim Tembus 211 Ribu Kasus, Dinkes Ungkap Kondisi Terbaru
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 10.45
40.363 Balita Kena ISPA Imbas Karhutla di 7 Provinsi
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 11.31