Beda dengan Nikel Cs, Sumber Emas Tersebar Merata dari Aceh-Papua
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menyoroti potensi emas sebagai aset strategis mendukung cadangan devisa karena tersebar merata dari Aceh hingga Papua. Berbeda dengan timah yang terkonsentrasi di Bangka Belitung dan Kepulauan Riau serta nickel di Sulawesi-Maluku, kehadiran emas di hampir seluruh wilayah — termasuk Kalimantan Utara dan Pulau Jawa — justru mempersulit pengendalian sumber daya. Maroef menekankan perlunya perbaikan komprehensif lintas institusi untuk tata kelola cadangan mineral dari hulu hingga hilir demi kepentingan generasi mendatang.
Dalam forum Mindialogue 2026 pada 12 Agustus 2026, Maroef juga mengungkapkan kekayaan mineral Indonesia selama ini lebih banyak dimanfaatkan pihak asing yang memiliki teknologi pengolahan superior. BUMN dalam negeri belum mampu memanfaatkan sumber daya secara langsung dan optimal, padahal jejak pengelolaan oleh entitas asing tersebut terdeteksi. Hal ini menjadi sorotan untuk memperkuat kapasitas BUMN dalam pengelolaan mineral strategis.
Bagikan
Berita terkait
Mineral RI Belum Sepenuhnya Dimanfaatkan Langsung oleh BUMN
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 14.58
Dirut MIND ID Ungkap Emas Bisa Jadi Aset Strategis Cadangan Devisa RI
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 14.51
Lebih dari 90 Persen Pemasok MIND ID dari Dalam Negeri
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 14.00
Danantara Housing Expo 2026 Digelar 27–30 Agustus di NICE PIK 2: Masyarakat Berpeluang Menangi Apartemen dan Rumah
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 14.24