Dirut MIND ID Ungkap Emas Bisa Jadi Aset Strategis Cadangan Devisa RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktur Utama BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, Maroef Sjamsoeddin menyatakan bahwa emas sebaiknya menjadi prioritas utama dalam pengembangan perekonomian dalam negeri. Sebagai komoditas strategis, emas tidak hanya memiliki nilai ekonomi tinggi, tetapi juga berpotensi menjadi aset cadangan devisa negara dan mendukung kebijakan Bank Indonesia. Maroef menyoroti bahwa banyak tambang rakyat di Indonesia kesulitan masuk ke rantai pasok formal dan tidak memenuhi standar pemurnian LBMA, sehingga mengurangi penerimaan negara.
Maroef mengungkapkan bahwa sejak awal kepemimpinannya di MIND ID, ia menyadari banyak sumber daya alam (SDA) di Indonesia yang tidak optimal dimanfaatkan oleh BUMN. Ia menyoroti adanya BUMN asing yang lebih unggul dalam teknologi dan pemanfaatan SDA, sementara BUMN Indonesia kadang-kadang hanya hadir secara formal tanpa memberikan manfaat nyata bagi negara. Untakutnya, pemerintah telah mengambil langkah untuk mengintegrasikan perusahaan seperti Timah dan menyerap sebagian nikel ke dalam rantai lokal.
Dengan pendekatan ini, pemerintah berupaya memastikan agar kekayaan alam Indonesia tidak hanya dimonopoli oleh pihak luar, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan pembangunan nasional dan peningkatan cadangan devisa negara.
Bagikan
Berita terkait
Indef: Emas berperan strategis jadi instrumen diversifikasi cadangan
ANTARA News · 17 Agustus 2026 pukul 07.55
Fenomena Baru, Warga RI Beli Emas Buat Investasi Ketimbang Perhiasan
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 09.30
Ramai-Ramai Dunia Borong Emas, Bikin Harga Jadi Melejit
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 07.32
Bukan Cuma Kejar Produksi, Antam Berperan Strategis di Sisi Hilir
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 16.06