Ben-Gvir dan 1.222 Warga Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa, Toko Palestina Dipaksa Tutup
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir bersama lebih dari 1.222 warga Israel serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur pada Senin (29/9/2026). Serbuan ini terjadi sambil otoritas Israel memaksa tutup toko milik warga Palestina di Kota Tua Yerusalem untuk memberi ruang doa Yahudi selama perayaan Sukkot. Ben-Gvir masuk ke kompleks tersebut di bawah pengawalan polisi tanpa pemberitahuan, mengulang tindakan serupa sejak 2022. Sejak Senin pagi, total 1.222 orang Israel telah mengakses area tersebut, dengan aktivitas terkonsentrasi di bagian timur. Video media sosial menunjukkan para pengunjung melakukan ritual dan doa Yahudi di dalam kompleks.
Pada hari sebelumnya, Ben-Gvir juga masuk ke Tembok Buraq (Barat) dengan 1.500 warga Israel, memicu kecaman keras. Juru bicara Kepresidenan Palestina Nabil Abu Rudeineh menyebut tindakan sebagai provokasi berbahaya yang berpotensi memicu perang agama. Masjid Al-Aqsa, sebagai situs suci ketiga Islam dan lokasi Bait Suci Yahudi, sering menjadi fokus ketegangan akibat kebijakan ekspansi Israel di wilayah tersebut.
Data penting: 1.222 warga Israel masuk Al-Aqsa sejak Senin, 1.500 orang di Tembok Buraq pada Minggu, penutupan toko Palestina selama Sukkot, kritik internasional terhadap provokasi agama.
Bagikan
Berita terkait
Bagaimana Jika Israel Ambil Alih Masjid Al-Aqsa?
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 18.02
Kemenag Tegaskan Kekerasan Bukan Solusi Atasi Konflik Tempat Ibadah
Detik.com · 22 September 2026 pukul 10.15
Nekat Jelajahi Terowongan Al-Aqsa, Langkah Netanyahu Tuai Kecaman Keras dari Hamas!
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 07.37
Wamendagri Nilai Kepemimpinan Kepala Daerah Kunci Jaga Kerukunan Beragama
Detik.com · 21 September 2026 pukul 21.56