Beras Tidak Langka, Pedagang Cuma Pusing Gegara Masalah Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga beras di pasar Jakarta Timur mengalami fluktuasi, baik naik maupun turun, meskipun stok tetap tersedia. Pedagang warung kelontong menyesuaikan harga jual berdasarkan perubahan dari distributor dan agen. Beberapa jenis beras, seperti Pandan Wangi Cianjur, pernah naik hingga di atas Rp800.000 per karung, dengan kenaikan mencapai puluhan ribu rupiah. Namun, ketersediaan pasokan tidak terganggu, sehingga pedagang tetap dapat memesan ulang ketika stok berkurang. Harga eceran juga ikut berubah, misalnya dari Rp13.000 menjadi Rp14.000 per liter. Menurut beberapa pedagang, masalah utama bukan pada kelangkaan beras, tetapi pada ketidakpastian harga yang membutuhkan penyesuaian rutin. Pedagang menegaskan bahwa beras jenis fortifikasi belum pernah diterima dari distributor, hanya beras jenis reguler yang tersedia di pasar.
Bagikan
Berita terkait
Warung Kelontong Bantah Beras Langka: 14 Tahun Jualan Stok Ada Terus
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 19.45
Kepala Bapanas: Tidak Ada Ruang Bagi Mafia Beras
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 14.00
Stok Beras Melimpah, Kenapa Harga Masih Tinggi? Ini Kata Amran
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 13.30
Amran: Tak Ada Ruang bagi Mafia Beras, 102 Tersangka Sudah Diproses
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 13.00