Amran: Tak Ada Ruang bagi Mafia Beras, 102 Tersangka Sudah Diproses
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9354020/original/093658900_1789991828-email-attachment_2026_09_21_ariefhakim-at-klyid_amran-sulaiman-tak-ada-ruang-bagi-mafia-beras_1000449655.jpg)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak memberikan ruang bagi mafia beras di Indonesia. Hingga saat ini, 102 tersangka sudah diproses dalam kasus perberasan. Amran menyatakan dugaan praktik perdagangan tidak wajar seperti beras fortifikasi yang dijual dengan harga Rp57.000/kg dibanding harga ideal Rp13.000/kg, menyebabkan kerugian Rp90 triliun bagi masyarakat. Pemerintah akan menindak pelaku melalui cabut izin, moratorium, atau proses hukum. Sementara itu, operasi pasar dan bantuan pangan beras telah disalurkan untuk 33,24 juta orang, dengan penambahan stok SPHP 1 juta ton dan cadangan beras lebih dari 4 juta ton.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 14.00
Kepala Bapanas: Tidak Ada Ruang Bagi Mafia Beras
Berita terkait
Harga Beras Naik di Tengah Surplus, Benarkah Ulah Mafia?
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 20.28
Amran Tegaskan Tak Ada Ruang Bagi Mafia Beras: Kita Berhadapan!
Liputan6.com · 21 September 2026 pukul 19.30
Amran Kantongi Restu Prabowo Gebuk Mafia Beras: Beliau Bilang Gaspol
CNN Indonesia · 13 September 2026 pukul 10.20
Amran Sulaiman Minta Pejabat Bapanas Pelototi Harga Beras
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 16.30