Beredar Info Gempa Susulan Besar di NTT, BMKG Pastikan Hoaks
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BMKG NTT membenarkan klaim gempa susulan besar pada 15 Agustus pukul 09.00 WITA sebagai hoaks. Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, menyatakan gempa bumi tidak dapat diprediksi secara tepat waktu, lokasi, maupun kekuatan. Teknologi hanya mendeteksi setelah terjadi. Sementara itu, gempa 7,7 M mengguncang Flores pada pukul 04.58 WIB, berpusat 30 km TLG Nagekeo pada kedalaman 15 km. Dua warga Sikka NTT meninggal dunia tertimpa reruntuhan di Pelabuhan Lorens Say Maumere. BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami yang kemudian dicabut. Masyarakat diminta tidak menyebarkan informasi belum diverifikasi dan meningkatkan literasi kebencanaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 09.31
BMKG NTT Pastikan Isu Prediksi Gempa Besar Susulan Tidak Benar
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 15.10
Gempa NTT Dipicu Sesar Flores, Bahaya dan Punya Rekam Jejak Merusak
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 14.15
NTT Pernah Diguncang Gempa M7,8-Tsunami 25 Meter, 2.500 Orang Tewas
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 12.11
BMKG: 111 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa NTT Magnitudo 7,7
Berita terkait
Gempa Susulan di NTT Capai 4.256 Kejadian, Sebanyak 118 Dirasakan Warga
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 06.30
Gempa Susulan M5,7 Kembali Terdeteksi di Flores NTT, tak Berpotensi Tsunami
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 11.17
Sinyal Itu Menyala Lagi di Flores
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 10.29
BMKG Catat 3.055 Gempa Susulan di NTT, Pastikan Tak Ada Tsunami
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 19.20