BGN Batalkan Pengadaan LED Rp535 Miliar, Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9316569/original/082983400_1785946244-IMG_20260805_192842_7.jpg)
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono membantah adanya pengadaan TV LED senilai Rp535,3 miliar. Ia menegaskan proses pengadaan tersebut telah dibatalkan karena tidak memiliki pagu anggaran. Hal ini disampaikan Sudaryono saat menjawab isu pengadaan LED BGN yang viral di media sosial dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI pada Kamis (3/9/2026). Menurut Sudaryono, unggahan di media sosial seolah menggambarkan dirinya bersama dua wakil kepala BGN melakukan pengadaan LED senilai Rp535 miliar, yang kemudian dibandingkan dengan harga pesawat pemadam kebakaran. Ia menduga informasi tersebut berasal dari halaman pengadaan di Inaproc, namun proses yang tercantum dalam sistem itu kemudian dibatalkan setelah BGN menelaahnya.
Sudaryono menjelaskan, proses pengadaan tercatat pada 1 April 2026, sebelum dirinya memimpin BGN. Setelah dilantik pada Juli 2026, ia mendapat laporan mengenai pengadaan tersebut dan langsung menindaklanjutinya. Ada dua alasan yang menjadi dasar pembatalan: pertama, alasan pengadaannya tidak tepat; kedua, tidak tersedia pagu anggaran untuk pengadaan LED tersebut. "Kenapa? Satu, alasannya cukup mengada-ngada, yang kedua pagu anggarannya nggak ada, jadi kalau diadakan pasti keliru," katanya.
Meski keputusan untuk membatalkan telah diambil, Sudaryono menyatakan pembatalan pengadaan tetap membutuhkan proses administratif sesuai tahapan yang berlaku. Ia kembali menegaskan BGN tidak mengizinkan pengadaan TV LED tersebut. Isu ini juga dipertanyakan oleh pimpinan dan anggota Komisi IX dalam pembahasan bersama BGN.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 September 2026 pukul 20.56
Buka Suara soal Pengadaan LED Rp 535 Miliar, Bos BGN: Sudah Kami Batalkan!
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 19.07
Legislator Minta BGN Perhatikan Nasib Korban Keracunan MBG
Detik.com · 3 September 2026 pukul 11.54
Waka Komisi IX Dorong Ubah Model MBG Buntut Santri di Sidoarjo Keracunan
Berita terkait
Lodewyk Hadiri Praperadilan Besok, Akan Bongkar Tokoh di Pengadaan BGN
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 17.31
Lodewyk Pusung Bakal Hadir Sidang Praperadilan via Zoom, Ungkap Nama-nama yang Terlibat Pengadaan di BGN
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 12.36
Waka Komisi IX DPR Dorong BGN Investigasi Buntut Kasus Keracunan MBG
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 06.52
BGN Akan Segera Umumkan Skema Insentif untuk SPPG, Tak Lagi Rata Rp 6 Juta/Hari
kumparan · 3 September 2026 pukul 23.27