BI Catat Uang Beredar RI Capai Rp10.371 Triliun, Tumbuh 8,3%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia mencatat pertumbuhan uang beredar (M2) sebesar 8,3% year-on-year pada Juli 2026, mencapai Rp10.371,1 triliun. Pertumbuhan ini melanjutkan tren Juni 2026 yang mencatat 8,7% (yoy). Likuiditas dipengaruhi oleh dua komponen utama: uang beredar sempit (M1) yang tumbuh 10,0% (yoy) dan uang kuasi sebesar 5,6% (yoy). Penyaluran kredit mencatat pertumbuhan 13,0% (yoy), sementara tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus) meningkat 4,6% (yoy). Data ini menunjukkan kontinuitas ekspansi likuiditas perekonomian yang didorong oleh aktivitas kredit dan transaksi pemerintah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 20 Agustus 2026 pukul 17.45
Ekonom sebut pengambilan kebijakan jadi ujian independensi BI
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 19.07
BI catat uang primer tumbuh 18,3 persen pada Juli 2026
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 16.25
Bank Indonesia Perkiraan Ekonomi RI 4,9 hingga 5,7 Persen pada Sisa 2026
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.55
BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen, Ekonom: Opsi Terbaik
Berita terkait
Rupiah Melemah ke Rp17.862 per Dolar AS, Tertekan Kenaikan Harga Minyak
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 16.37
Kabar Baik! BI Ramal Tekanan Inflasi Mulai Mereda September
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 13.25
Waspada Akhir Tahun, Harga-Harga Diperkirakan Naik Lagi
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 12.45
BI: Penjualan Eceran Balik Positif, Tumbuh 0,7% di Juni 2026
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 11.03