Jakarta · Minggu, 23 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Uang Beredar di Indonesia Tembus Rp 10.371 T per Juli 2026, BI Ungkap Pemicunya

Uang beredar dalam arti luas (M2) di Indonesia pada Juli 2026 mencapai Rp 10.371 triliun, tumbuh 8,3 persen secara tahunan (yoy). Pertumbuhan ini turun dari 8,7 persen pada Juni 2026. Sejumlah faktor mendukung, termasuk pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 10,0 persen dan uang kuasi sebesar 5,6 persen. Penyaluran kredit juga meningkat drastis, tumbuh 13,0 persen pada Juli 2026 dibandingkan 12,1 persen pada Juni sebelumnya. Namun, tagihan bersih kepada pemerintah pusat justru melambat, hanya tumbuh 4,6 persen setelah 10,1 persen pada Juni 2026.

Dari sisi uang primer (M0) yang disesuaikan, pertumbuhan mencapai 17,0 persen pada Juli 2026, naik dari 13,8 persen pada Juni. Posisi ini mencapai Rp 2.254,5 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh giro bank umum di Bank Indonesia yang tumbuh 17,1 persen dan uang kartal yang tumbuh 15,1 persen secara tahunan.

Bank Indonesia menegaskan bahwa dinamika likuiditas ini mencerminkan pergerakan ekonomi yang aktif, khususnya dalam sektor perbankan dan pengeluaran pemerintah. Beberut terjajanya, BI akan terus memantau agar stabilitas pasar uang tetap terjaga.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait