Biaya Berobat Terus Naik, Bagaimana Tetap Dapat Perlindungan Kesehatan Maksimal?
SINDOnews± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Biaya pengobatan di Indonesia terus meningkat, menciptakan tekanan finansial bagi masyarakat. Laporan Health Trends 2026 dari Mercer Marsh Benefits memperkirakan inflasi medis mencapai 17,8%, jauh melampaui inflasi umum yang hanya 2,5%. Angka ini menjadi tertinggi di Asia, sehingga biaya layanan kesehatan meningkat lebih cepat dibandingkan kenaikan biaya hidup. Faktor geopolitik global yang menekan nilai tukar rupiah dan meningginya biaya impor obat serta operasional medis turut memperburuk kenaikan tarif rumah sakit.
Bagikan
Berita terkait
Inflasi Medis hingga 17.9%, Asuransi Kesehatan Bisa Dipertimbangkan untuk Mengatasinya!
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 19.32
BPJS Kesehatan Soroti Cash Flow Gap Rp 2 Triliun per Bulan, Ini Penyebabnya
kumparan · 16 September 2026 pukul 19.34
Biaya Kesehatan Naik 17,8 %, Dunia Asuransi Hadapi Tantangan Besar
JawaPos · 11 September 2026 pukul 21.31
Menkes: Orang RI Habiskan Rp640 T Buat Kesehatan, Asuransi Cover 5%
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 18.55