Bima Arya Tekankan Mitigasi Bencana Harus Dimulai dari Perencanaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya memasukkan mitigasi risiko bencana sejak tahap perencanaan pembangunan daerah. Langkah ini perlu didukung dengan tata ruang yang mempertimbangkan potensi bencana dan sistem yang terintegrasi melibatkan berbagai pihak. Bima menyampaikan hal ini saat membuka Seminar Administrasi Pemerintahan Daerah Jepang-Indonesia Tahun 2026 di Jakarta dengan tema 'Meningkatkan Ketahanan Daerah terhadap Bencana'.
Menurut Bima, pendekatan berbasis perencanaan penting agar pembangunan tidak hanya fokus pada target, tetapi juga memperhitungkan keselamatan masyarakat dan ketahanan daerah. Penguatan ketahanan daerah menjadi krusial mengingat berbagai ujian yang pernah dialami Indonesia, seperti krisis moneter dan bencana alam. Kementerian Dalam Negeri berperan mengayomi, menstandarisasi pelayanan publik, serta menilai perencanaan pemerintah daerah dengan disesuaikan pada kemampuan lokal.
Bima juga menekankan kolaborasi sejak perencanaan, bukan hanya saat bencana terjadi. Masyarakat, komunitas, akademisi, dan peneliti harus terlibat sejak awal untuk memetakan risiko dan menyiapkan mitigasi. Selain itu, kerja sama internasional, khususnya dengan Jepang, dianggap penting untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana dan mengembangkan alternatif pendanaan kebencanaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 30 September 2026 pukul 20.31
Wamendagri Bima: Mitigasi Bencana Harus Dimulai dari Perencanaan
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 14.45
Panduan Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana Gempa Megathrust
Berita terkait
Prabowo Pastikan Investigasi Tenggelamnya KM Virgo Transport 8 Terus Berjalan
JawaPos · 16 September 2026 pukul 18.45
Gandeng Polres, BPBD dan Masyarakat Peduli Api Tangani Karhutla Konsesi
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 09.18
Prabowo Siapkan Anggaran Tambahan Mitigasi Bencana, BNPB Usul Perkuat Ini
Detik.com · 10 September 2026 pukul 06.43
Pentingnya Alokasi Anggaran yang Tepat untuk Penanganan Bencana
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 20.40