BINUS @Bekasi Buka S1 Global Trade Management, Belajar Ekspor-Impor hingga AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia Januari-Juli 2026 mencapai USD 167,03 miliar, naik 4,43% dibanding periode yang sama 2025. Impor tumbuh lebih cepat 19,94% menjadi USD 163,33 miliar, menghasilkan surplus neraca perdagangan sebesar USD 3,70 miliar. Tren ini menunjukkan kebutuhan akan tenaga kerja yang memahami ekspor-impor, kepabeanan, dan rantai pasok global.
BINUS University meluncurkan Global Trade Management (GTM) sebagai program studi baru di BINUS Business School Undergraduate Program pada Rabu (16/9) di BINUS @Bekasi. Program ini menggabungkan business global, kebijakan perdagangan, supply chain, data analytics, dan AI dengan pendekatan experiential learning melalui simulasi bisnis, proyek industri, dan sertifikasi profesional ekspor-impor.
Direktur BINUS @Bekasi Prof. Gatot Soepriyanto menyatakan GTM hadir karena ekosistem bisnis Bekasi yang dinamis. Lulusan diharapkan mampu mengambil keputusan berbasis data dengan AI Tools dan memahami bagaimana bisnis lokal terhubung dengan rantai nilai global.
Bagikan
Berita terkait
Mengenal Cyber Security dan AI Lewat Tantangan dan Simulasi Interaktif
kumparan · 17 September 2026 pukul 20.20
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor Impor di Jateng
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 06.57
Wamenkeu nilai pemanfataan "big data" bisa optimalkan penerimaan pajak
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 18.27
Elon Musk Ingin Atur Diri Sendiri, Tolak Diregulasi Negara
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 16.50