Wamenkeu nilai pemanfataan "big data" bisa optimalkan penerimaan pajak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wamenkeu Juda Agung menyatakan pemanfaatan big data dan AI dapat memaksimalkan penerimaan pajak. Dalam konferensi pajak internasional 2026 di Jakarta, ia menekankan pentingnya reformasi perpajakan berbasis bukti untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan disiplin fiskal. Kemenkeu membuka call for paper dengan tema transformasi kebijakan pajak di ekonomi digital, yang menerima 435 karya dengan 30 finalis dan enam kandidat penghargaan utama. Direktorat Jenderal Pajak Bimo Wijayanto menyatakan semua subtema fokus pada transformasi administrasi perpajak untuk menjawab perkembangan ekonomi digital.
Bagikan
Berita terkait
Wamenkeu evaluasi insentif pajak guna beri dampak konkret investasi
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 18.48
Artificial Intelligence yang Cerdas, Regulasi yang Bijaksana
kumparan · 16 September 2026 pukul 17.00
Kemenkeu matangkan reformasi perpajakan guna capai target RAPBN 2027
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 16.56
Elon Musk Ingin Atur Diri Sendiri, Tolak Diregulasi Negara
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 16.50