Bittime: Regulasi dan Kolaborasi Jadi Kunci Pengembangan RWA di Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bittime menilai penguatan regulasi dan kolaborasi lintas sektor sebagai kunci pengembangan Real-World Assets (RWA) dan Tokenized Stocks di Indonesia. Pengembangan RWA membutuhkan partisipasi pemilik aset, infrastruktur teknologi, kustodian, dan penyedia layanan aset digital. Direktur Operasional Bittime Ryan Lymn menekankan bahwa tokenisasi harus mencakup karakteristik aset, struktur penerbitan, transaksi, kustodian, serta pelindungan konsumen. Inisiatif ini selaras dengan agenda OJK dalam Siaran Pers FEKDI x IFSE 2026 yang menekankan sinergi otoritas, tata kelola adaptif, keamanan siber, pelindungan konsumen, dan pengembangan talenta digital.
Bagikan
Berita terkait
Perkuat Ekosistem, OJK Dorong Inovasi Keuangan Digital yang Melindungi dan Bermanfaat
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 10.07
ICEx Group Dorong Peluang Stablecoin dan Tokenisasi untuk Institusi
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 21.32
Pengguna Kripto RI Tembus 22 Juta, Industri Butuh Ini biar Dilirik Institusi
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 10.30
Industri Kripto Kian Matang, Tokenized Stocks Buka Akses Saham AS Tanpa Ribet
JPNN.com · 23 Agustus 2026 pukul 08.00