BMKG Deteksi 1.923 Titik Panas di Papua Tengah, Nabire 1.069 Hotspot
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BMKG mencatat 1.923 titik panas di Papua Tengah periode 10-22 Agustus 2026, dengan Nabire menjadi pusat tertinggi yaitu 1.069 titik panas. Kondisi ini dipicu oleh cuaca ekstrem dan krisis ketersediaan air akibat penurunan drastis curah hujan dalam tiga dasaran terakhir. Hasil deteksi menunjukkan 1.537 titik dalam kategori sedang, 273 titik kategori rendah, dan 113 titik kategori tinggi. Kekeringan menyebabkan vegetasi dan lahan sangat mudah terbakar, sekaligus menurunkan kualitas udara dan menimbulkan risiko ISPA. BMKG mengimbau masyarakat menghindari pemicu kebakaran seperti puntung rokok serta segera melaporkan hotspot ke BPBD untuk pemadaman dini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 23 Agustus 2026 pukul 21.27
BMKG: 1.923 titik panas terdeteksi di Papua Tengah
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 21.34
1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 15.00
Kabut Asap Meluas, BMKG Catat Ribuan Hotspot di Sumatra
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 16.30
3 Cara Cek Kebakaran Hutan Secara Online, Bisa Pakai Google Maps
Berita terkait
Karhutla Ancam Papua Tengah, BMKG Deteksi 279 Titik Panas di Nabire
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.55
Kapan Hujan Guyur Kalimantan Usai Kebakaran Hebat? Ini Kata BMKG
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 13.25
3 Cara Cek Titik Panas dan Pantau Karhutla Secara Online
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 12.06
BMKG Ungkap 4 Provinsi Paling Banyak Hotspot Karhutla, 3 Ada di Kalimantan
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 16.27