BMKG Prediksi El Nino Datang Lebih Cepat, Kemenhut Siapkan Antisipasi Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BMKG memprediksi fenomena El Nino akan datang lebih cepat dari siklus normal empat tahunan. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diperkuat. El Nino diperkirakan terjadi tahun ini, padahal seharusnya pada 2027. Kekeringan datang lebih awal dan berlangsung lebih lama. Dampak karhutla meliputi gangguan kesehatan (ISPA), penutupan bandara, sekolah, dan pusat ekonomi. Data menunjukkan luas karhutla menurun: dari 2,6 juta hektare (2015) menjadi 1,1 juta hektare (2023), dan terus turun. Enam provinsi rawan utama adalah Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Tren baru muncul di NTT dan NTB. Koordinasi antarinstansi diperketat untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 30 Juli 2026 pukul 15.34
Waspada, BMKG prediksi El Nino bertahan hingga kuartal I 2027
ANTARA News · 30 Juli 2026 pukul 15.27
Pemerintah intensifkan modifikasi cuaca, cegah karhutla dan kekeringan
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 08.39
PPASDA: El Nino Menguat, Pemerintah Perlu Perkuat Mitigasi Kekeringan dan Karhutla
CNN Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 07.25
BMKG: Indonesia Sudah Masuk Fase El Nino Kuat
Berita terkait
Menhut Raja Juli Antoni Sebut Peringatan Dini BMKG Jadi Bekal Hadapi Karhutla
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 02.16
BMKG Siapkan Data Ketersediaan Air Gambut dan Perkuat Mitigasi Karhutla
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 19.05
BMKG Ungkap El Nino Masih Kuat Sehingga Berpotensi Musim Hujan 2026-2027 Mundur
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 17.02
Menhut Raja Juli Bilang Karhutla Masih Lama: Betul-betul Kasihan yang Padamkan Api
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 07.55