BMKG Ungkap Dugaan Penyebab Dentuman di Bandung-Sumedang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9341022/original/083018000_1788574457-wijayanto.jpg)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan dentuman yang terdengar di Bandung hingga Sumedang pada Jumat (4/9/2026) malam hingga Sabtu (5/9/2026) dini hari tidak dikaitkan dengan gempa atau petir. Data kegempaan BMKG menunjukkan tidak ada aktivitas gempa di wilayah tersebut pada pukul 00.00-05.00 WIB. Data Lightning Detector mencatat aktivitas petir, namun intensitasnya rendah dan tidak signifikan. Direktur Gempa Bumi BMKG Wijayanto menyatakan suara tersebut tidak menunjukkan indikasi gempa bumi maupun aktivitas petir. Kepala Stasiun Geofisika Bandung, Suaidi Ahadi, menyebut fenomena skyquake sebagai dugaan sementara penyebabnya. Fenomena serupa pernah terjadi di Bogor pada 2020.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 5 September 2026 pukul 09.32
Heboh Tengah Malam Dentuman Keras Terdengar di Bandung, Ini Penjelasan BMKG
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 08.39
BMKG Bersuara soal Suara Dentuman Guncang Bandung Jumat Malam
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 09.24
Warga Bandung Dengar Suara Dentuman Sempat Dikira Maling
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 07.01
Riuh Suara Dentuman di Bandung, Jendela-Pintu Sampai Bergetar
Berita terkait
Dentuman Misterius Terdengar di Bandung hingga Sumedang
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 08.45
Gempa M 4,3 Guncang Kabupaten Cianjur, Terasa hingga Bandung dan Jonggol
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 18.15
Gempa M 4.3 Guncang Cianjur, Terasa Sampai Jakarta-Bandung-Bogor
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 18.12
Bandung Terasa Makin Gerah, BMKG Ungkap Penyebabnya
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 19.30