BNPB: 1.926 Hektare Lahan Terbakar di Sumsel, 9 Helikopter Dikerahkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat luas lahan terbakar di Sumatera Selatan mencapai 1.926 hektare hingga 22 Agustus 2026. Untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla), BNPB mengerahkan sembilan unit helikopter serta sekitar 11.567 personel gabungan. Helikopter digunakan untuk patroli, water bombing, dan operasi modifikasi cuaca (OMC) dengan berbagai jenis seperti Caravan dan Bell.
Di provinsi tetangga, situasi serupa terjadi. Di Riau, lahan terbukan mencapai 16.249 hektare, dengan tujuh unit helikopter dan 17.764 personel gabungan dikerahkan. BNPB menyoroti tingginya titik panas di beberapa kawasan seperti Pelalawan, Bengkalis, dan Rokan Hilir yang merupakan hutan lindung.
BNPB juga mengerahkan enam unit helikopter di Jambi, termasuk satu unit untuk operasi modifikasi cuaca dan empat unit water bombing. Kementerian Lingkungan Hidup turut terlibat dengan memantau penyebaran asap ke provinsi lain seperti Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, yang telah melebihi ambang batas, sehingga dikeluarkan peringatan penggunaan masker khususnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 13.16
Karhutla Kepung Kalimantan, BNPB Perkuat Penanggulangan dengan Satgas Udara
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 17.55
BNPB Catat 8.900 Ha Lahan Terbakar di Kalimantan Selatan
JawaPos · 22 Agustus 2026 pukul 14.16
Karhutla Kepung Kalsel, Operasi Darat dan Udara Terus Dilakukan
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 13.03
BNPB Ungkap Ada 198 Hotspot di Kalimantan Barat
Berita terkait
BNPB Catat 8.900 Hektare Lahan Terbakar di Kalsel
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 17.11
Bagaimana Helikopter Menjatuhkan Ribuan Liter Air Tepat ke Titik Api?
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 14.30
BNPB Temukan 198 Titik Api di Kalbar, Terbanyak di Ketapang
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 12.50
BNPB Minta Warga Langsung Laporkan Temuan Titik Api Karhutla
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 12.25