BNPB Imbau Negara Sahabat Tak Saling Menyalahkan soal Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BNPB menyampaikan permintaan kepada negara sahabat seperti Malaysia dan Singapura untuk tidak saling menyalahkan atas dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Plt Kepala Pusdatin BNPB, Berton Pandjaitan, menekankan bahwa karhutla tidak mengenal batas administrasi maupun batas negara, sehingga penanganannya harus bersama tanpa memperdebatkan sumber asap secara spekulatif. Indonesia menyatakan telah melakukan upaya optimal dengan mengerahkan sumber daya besar, termasuk pemadaman darat, patroli, pemadaman udara, water bombing, Operasi Modifikasi Cuaca, serta penguatan personel TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat untuk mengendalikan karhutla.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 18.04
Kalimantan Dilanda Karhutla, BNPB: Layanan Penerbangan Tetap Berjalan Aman
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 19.00
BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla Kalimantan
JawaPos · 23 Agustus 2026 pukul 18.45
Fenomena Asap Karhutla di Kalimantan, BNPB Ingatkan Negara Tetangga
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 17.20
Tim Gabungan Padamkan 5 Hektare Karhutla di Sangatta Utara Kutim
Berita terkait
BNPB Minta Negara Tetangga Tidak Saling Menyalahkan terkait Asap Karhutla
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 17.16
Pemerintah Belum Berencana Bentuk Satgas Khusus Karhutla, Ini Alasannya
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 16.47
Sejumlah Pejabat Setingkat Menteri Ditunjuk Tangani Karhutla, Siapa Saja?
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 16.30
Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Istana: Tidak Benar
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 16.00