BNPB Usul Setiap Daerah Punya Gudang Bencana, Stok Logistik Butuh Rp 5-10 Miliar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengusulkan pembangunan gudang logistik bencana di setiap kabupaten dan kota untuk mempercepat penyaluran bantuan saat bencana. Usulan ini disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat koordinasi penanganan dampak gempa di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Suharyanto menyampaikan bahwa banyak gudang logistik BPBD di daerah saat ini kosong, sehingga penyaluran bantuan terhambat ketika terjadi bencana. Gudang bencana ini diharapkan menyimpan stok logistik dasar seperti sembako, selimut, tenda, dan matras agar bisa disalurkan segera sebelum bantuan dari pusat tiba. Menurut Suharyanto, pengiriman bantuan ke lokasi bencana bisa memakan waktu lebih dari 24 jam, terutama bila akses terputus atau lokasi berada di daerah terpencil. Untuk itu, ia memperkirakan kebutuhan stok logistik dasar per daerah sekitar Rp 5 miliar hingga Rp 10 miliar. Dengan adanya buffer stock yang siap, masyarakat tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan bantuan awal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.08
BNPB Petakan Dampak Gempa M7,7 NTT dari Udara, Siapkan Dropping Logistik
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 12.01
MHU-ESDM Salurkan Bantuan Logistik dan Kesehatan Warga Terdampak Gempa Manggarai
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.06
Percepat Bantuan, Kepala BNPB Usul Ada Gudang Logistik Bencana di Tiap Daerah
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 09.25
Prabowo Setuju BNPB, Tiap Daerah Bakal Punya Gudang Logistik
Berita terkait
Seskab Teddy: Instruksi Presiden Sangat Jelas, Logistik Harus Benar-benar sampai ke Masyarakat
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 10.47
Pertamina Suplai Logistik dan Obat-Obatan ke Pelosok Manggarai Timur NTT
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 07.37
Prabowo Minta Tiap Daerah Punya Gudang Makanan
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 06.11
Prabowo Minta Jajaran Fokus Layani Rakyat NTT, Hindari Seremonial Pejabat
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 21.10