Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Minta Jajaran Fokus Layani Rakyat NTT, Hindari Seremonial Pejabat

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh jajaran pemerintah yang terlibat dalam penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk fokus pada pelayanan dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak, menghindari agenda seremonial kunjungan pejabat. Dalam rapat penanganan gempa di Nagekeo, NTT, Prabowo menjelaskan alasannya tidak langsung ke lokasi bencana pada tahap awal, yakni untuk memberi ruang kepada instansi terkait agar bekerja optimal. Ia menekankan bahwa kehadiran pejabat pusat yang terlalu banyak dapat mengalihkan fokus petugas dari penanganan korban ke urusan protokol.

Prabowo menegaskan bahwa penanganan situasi darurat harus berorientasi pada kebutuhan rakyat dan seluruh proses penanganan bencana dituntaskan dalam dua pekan ke depan. Meskipun tidak langsung hadir di lokasi, pemerintah pusat terus melakukan pemantauan ketat dan memastikan efektivitas pengerahan bantuan. Ia juga mengingatkan agar setiap kunjungan kerja ke wilayah terdampak harus dilengkapi dengan kemampuan mengirimkan bantuan secara cepat.

Hingga kini, 2.158 ton bantuan untuk penanganan darurat gempa bumi magnitudo 7,7 di NTT telah masuk ke Pos Pendukung Logistik Nasional (Posduklognas) BNPB. BNPB juga melakukan pemetaan udara untuk menilai kondisi wilayah terdampak. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mendirikan Rumah Sakit lapangan berbasis tenda udara di NTT dan menurunkan 392 tenaga medis ke lokasi terdampak untuk memastikan operasi pasien tetap aman dari gempa susulan. POLDA Riau bersama Bhayangkari Daerah Riau juga mengirimkan sekitar 60 ton bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait