BNPP Ajak Negara Tetangga Perkuat Komunikasi Kelola Perbatasan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) mengadakan Forum Indonesia Border Partnership Coffee Morning di Kantor Sekretariat Tetap BNPP RI, Jakarta, pada Rabu (16/9/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat komunikasi dan kerja sama pengelolaan perbatasan dengan negara-negara tetangga. Forum yang bertema "Strengthening Cooperation in Managing Our Border to Promote Prosperity" dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian sekaligus Kepala BNPP RI. Dalam pertemuan tersebut, peserta mendiskusikan dinamika, tantangan, dan peluang dalam pengelolaan perbatasan secara kolaboratif. BNPP RI menegaskan bahwa perbatasan merupakan bagian penting dari kedaulatan dan pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia.
Indonesia memiliki total 10 negara tetangga yang berbatasan langsung. Di antaranya, tiga negara berbatasan darat, yakni Malaysia, Papua Nugini, dan Timor-Leste. Sementara tujuh negara lainnya berbatasan laut, meliputi Singapura, Australia, Filipina, Vietnam, Thailand, India, dan Palau. Keragaman jenis dan karakteristik perbatasan ini menuntut pendekatan yang inklusif dan terkoordinasi dalam pengelolaannya. BNPP RI menekankan pentingnya kerja sama lintarangan untuk memastikan stabilitas, keamanan, dan kemakmuran di wilayah perbatasan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 15 September 2026 pukul 20.03
BNPP Siap Gandeng 10 Negara Tetangga Perkuat Pengelolaan Perbatasan
Berita terkait
Buka Ruang Dialog, BNPP RI Ajak Negara Tetangga Bahas Pengelolaan Perbatasan
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 19.53
Founder & Chairman Republikorp Norman Joesoef: Indonesia Tak Boleh Hanya Jadi Penerima Berita dari Luar Negeri
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 22.54
Kerja Sama RMAB-MNCN-STA Dorong Indonesia Jadi Produsen Berita Global
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 22.26
RI-Pakistan Kerja Sama Sektor Kesehatan, Proyeksi Transaksi Capai Rp 11 T
kumparan · 13 September 2026 pukul 16.45