RI-Pakistan Kerja Sama Sektor Kesehatan, Proyeksi Transaksi Capai Rp 11 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia dan Pakistan menandatangani tiga MoU sektor kesehatan di Karachi pada 12 September 2026, menghasilkan proyeksi nilai transaksi perdagangan sebesar USD 625 juta (Rp 11 triliun). MoU melibatkan HIPELKI dengan HDAP, PT Borden Eagle Indonesia dengan Muller & Phipps Pakistan, serta PT Tele Sehat Indonesia dengan Educast Global Pakistan. Kerja sama mencakup business matching, reciprocal market access, pertukaran informasi regulasi, capacity building, R&D, transfer teknologi, hingga digital health. HIPELKI melambangkan 250 pelaku industri alat kesehatan Indonesia, sedangkan HDAP mewakili 300 importir dan produsen Pakistan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 15.43
Dorong Pertumbuhan Lintas Negara, Yellow Stone Perkuat Pasar Indonesia
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 04.17
Capai Produksi 3 Juta Unit, Midea Perkuat Investasi Manufaktur di Indonesia
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 20.48
James Riady: Indonesia Tak Kekurangan Destinasi, tapi Kemampuan Mengubah Potensi Menjadi Devisa
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 18.00
James Riady Ungkap Tantangan Pariwisata RI: Bukan Kurang Destinasi, tapi Ini Masalahnya
Berita terkait
Saat Asap Mencekik Paru-Paru dan Fiskal Daerah: Menakar Ongkos Mahal Krisis Karhutla 2026
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 18.25
MIKA Sudah Serap Rp577 Miliar Capex, 49% untuk Alat Medis
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 18.07
Bamsoet: Ekonomi yang Kuat Perlu Keamanan dan Kepastian Berusaha
Detik.com · 9 September 2026 pukul 18.14
Pasar Kripto Makin Matang, Keamanan Transaksi dan Literasi Investor Harus Diperkuat
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.13