Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bocah 14 Tahun Tembak Kakek-Nenek, Pemerintah Langsung Razia Ketat

Pemerintah Thailand memerintahkan seluruh sekolah memperketat pengawasan menyusul insiden penembakan massal pada 7 Agustus di dekat Bangkok. Peristiwa tragis ini melibatkan remaja 14 tahun yang membunuh kakek dan neneknya menggunakan pistol milik kakeknya, lalu mendatangi sekolah untuk menembak mati lima staf dan seorang siswi berusia 12 tahun sebelum akhirnya bunuh diri. Kepolisian menyebut pelaku sering mengonsumsi konten kekerasan daring.

Merespons kejadian tersebut, Pemerintah Kota Bangkok mewajibkan razia tas kepada seluruh siswa tanpa terkecuali, penjagaan keamanan 24 jam, dan pengetatan akses tamu. Sekolah-sekolah, termasuk Sawasdee Witthaya, langsung menerapkan pemeriksaan menyeluruh setiap pagi serta menjadwalkan simulasi tanggap darurat bersama kepolisian setempat, sembari berupaya membenahi fasilitas keamanan seperti CCTV yang rusak.

Tragedi berdarah ini memicu kembali sorotan publik terhadap tingginya kepemilikan senjata api di Thailand. Perdana Menteri Anutin Charnvirakul kemudian menginstruksikan penghentian sementara penerbitan izin kepemilikan, pembelian, serta pembawaan senjata api, disertai desakan penegakan hukum dan pengawasan yang lebih tegas.

Berita terkait