Bocah 2 Tahun Meninggal karena Kedinginan di Pengungsian Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang balita berusia 2 tahun asal Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), meninggal dunia di pengungsian Bukit Puta pasca gempa di Pulau Flores. Mario Calviano Guru dilaporkan jatuh sakit akibat terpapar dingin di posko pengungsian yang minim fasilitas. Ia sempat dirawat di Rumah Sakit Aeramo dan kemudian dirujuk ke RS Bajawa akibat demam tinggi, namun nyawanya tidak tertolong. Keluarga mengatakan anak tersebut sebelumnya dalam keadaatan sehat dan segar sebelum terpapar dingin di pengungsian tanpa tenda dan selimut yang cukup. Relawan lapangan membenarkan kabar duka tersebut dan menyebutkan banyak warga pengungsi lain masih berjuang di kondisi serba terbatas, termasuk krisis air bersih dan minimnya bantuan pangan serta obat-obatan. Trauma akibat gempa susulan dan kondisi darurat di pengungsian semakin memperparah kondisi para pengungsi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 09.15
Balita Meninggal di Posko Pengungsian Gempa NTT karena Kedinginan
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 19.29
PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa di NTT
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 11.58
BUMN Perkuat Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 11.24
Brantas Abipraya Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Berita terkait
Gus Ipul: Logistik & Dapur Umum Korban Gempa NTT Berjalan, Santunan Disiapkan
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 15.44
Terjun Langsung ke NTT, Dedi Mulyadi Dianggap Cosplay Jadi Presiden
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 19.20
Posko Pertamina di Manggarai Lengkapi Bantuan Logistik dengan Layanan Medis dan PFA
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 18.13
Kapal RS Terapung Tiba di Pelabuhan Reo di NTT, Tampung 75 Pasien
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 17.44