Mendagri tindaklajuti korban gempa NTT meninggal di pengungsian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan akan menindaklanjuti laporan kematian 108 penyintas gempa bumi di pengungsian Nusa Tenggara Timur (NTT). Gempa bumi magnitudo 7,7 di wilayah Flores, NTT, menyebabkan korban meninggal secara tidak langsung akibat penyakit seperti pneumonia dan diare di lingkungan pengungsian yang kurang layak. Kabupaten Manggarai mencatat angka tertinggi dengan 44 kematian, diikuti Manggarai Timur (33 orang) dan Nagekeo (20 orang). Korban mayoritas terdiri dari kelompok lanjut usia dan anak-anak. Pemerintah pusat telah mengalokasikan dana bencana tidak terduga (BTT) senilai Rp20 miliar per kabupaten dan Rp40 miliar untuk provinsi NTT untuk penanganan fasilitas kesehatan dan kebutuhan dasar pengungsi. Tito menginstruksikan kepala daerah untuk mengoptimalkan penggunaan dana tersebut guna perbaiki kondisi pengungsian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 21.34
FOTO: Ribuan Korban Gempa NTT Masih Bertahan di Tenda Pengungsian
Berita terkait
94 Pengungsi Gempa NTT Meninggal Dunia, DPR Buka Suara dan Tuntut Audit Total
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 07.58
Klarifikasi BNPB: 94 Korban Meninggal di Pengungsian NTT Mayoritas Lansia
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 20.12
94 Warga Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Evaluasi Serius
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 13.51
Jokowi Sambangi Gereja Terdampak Gempa NTT
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 23.10