Bocah Pelaku Penembakan Massal di Sekolah Elite Kerap Nonton Konten Kekerasan di Medsos
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pelaku penembakan massal di sekolah elite Debsirin Nonthaburi, Bangkok, Thailand, berusia 14 tahun menewaskan 8 orang termasuk dirinya sendiri. Tragedi terjadi pada Jumat pekan lalu, dengan korban tewas awalnya 7 orang yang menambah satu pada hari Minggu. Polisi menemukan pelaku sudah menunjukkan minat terhadap senjata api dan menonton konten kekerasan di media sosial selama 1-2 tahun sebelum aksi. Meskipun tidak ada bukti latihan menembak, keterlibatan konten kekerasan dikaitkan sebagai faktor utama. Sekolah yang menjadi sasaran merupakan institusi elite yang melahirkan tokoh penting Thailand, termasuk perdana menteri dan raja.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 17.54
Pelaku Penembakan Sekolah Thailand Belajar Gunakan Senjata Api dari Medsos
Berita terkait
Shin Tae-yong Tak Kekang Pemain Persija, Kebebasan di Thailand Jadi Ujian Kedewasaan
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 17.47
Shin Tae Yong Bebaskan Pemain Persija, tapi Ada Aturan yang Tak Boleh Dilanggar
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 12.02
Komite Gabungan dan Pakar Thailand Kawal Progres Pembangunan Way Kambas
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 10.40
Thailand Pukul Singapura di Leg I Semifinal Piala AFF 2026
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 05.57