Bocah Pemalang Sempat Tunjuk Foto Kakak Kelas Terduga Perundung Sebelum Tewas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Aqib (7), siswa Kelas 2 SDN 1 Kebondalem, Pemalang, Jawa Tengah, meninggal pada 30 September 2025 setelah diduga menjadi korban perundungan. Sebelum meninggal, Aqib sempat memberi tahu kepada orang tuanya tentang tiga temen sekolarnya yang diduga melakukan penganiayaan, yaitu dua siswa kelas 5 dan satu siswa kelas 6. Ayah korban, Nurwandi, mencoba mendapatkan penjelasan dari pihak sekolah namun belum mendapatkan hasil yang memuaskan. Ibu korban, Diah Indriyanti (36), menyampaikan bahwa Aqib sempat dirawat di RSUD M Azhari selama sembilan hari sejak 17 September 2025. Selama masa sakitnya, perilaku Aqib berubah drastis dari biasanya yang ceria dan doyan makan menjadi pendiam. Korban juga menceritakan penganiayaan kepada dokter, termasuk dipukul di perut dan ditendang pakai sepatu, yang menyebabkan luka memar di perut dan kaki. Aqib bahkan kesulitan berjalan dan mengeluh sakit saat dipindahkan ke rumah sakit.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 5 Oktober 2026 pukul 12.43
Komisi III DPR Kawal Penanganan Kasus Kematian Siswa SD Pemalang Diduga Korban Perundungan
kumparan · 3 Oktober 2026 pukul 12.36
Kasus Siswa SD di Pemalang Tewas Diduga Dibully, Polisi: Tak Ada CCTV
Berita terkait
Kronologi Tewasnya Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Diduga Dirundung Kakak Kelas
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 16.36
Bocah SD di Pemalang Tewas Di-bully Kakak Kelas, Rekan-Pihak Sekolah Diperiksa
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 13.11
Siswa Meninggal Diduga Di-bully, Plt Bupati Pemalang: Semua Sekolah Pasang CCTV
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 19.49
Siswa SD Pemalang Meninggal Usai Dibully Kakak Kelas, Sempat Masuk RS
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 18.32