Bodong! Ada 6 Juta Data Ganda Penerima MBG, Sudaryono Bakal Bertindak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah menemukan sekitar 6 juta entri data ganda saat memperbarui daftar penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Temuan ini membuat jumlah sementara penerima manfaat tahun depan diperkirakan sekitar 63 juta orang, sembari menunggu validasi data selesai.
Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono menjelaskan, pengurangan jumlah penerima bukan karena pemotongan program, melainkan hasil penyisiran data lintas kementerian dan lembaga untuk mencegah satu orang tercatat lebih dari sekali. Contohnya, seorang anak tercatat di Madrasah Tsanawiyah dan juga sebagai santri pondok pesantren, sehingga menyebabkan data ganda. Sudaryono memastikan pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Agama untuk mencocokkan data calon penerima dan menghilangkan identitas ganda. Ia menyebut 6 juta data ganda masih dalam proses verifikasi.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan target sementara penerima MBG tahun depan sekitar 63 juta orang, tetapi angka ini masih tentatif karena data final memerlukan waktu hingga dua bulan. Pemerintah berupaya memastikan penerima benar‑benar tepat sasaran dan bebas dari duplikasi identitas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 21.06
BGN Temukan 6 Juta Data Ganda Penerima Program MBG
Berita terkait
Dapur SPPG Punya Risiko Kebakaran hingga Kecelakaan Kerja, Ini Langkah Mitigasinya
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 14.00
Zulhas Ungkap Pemerintah Fokuskan MBG di 3T, Target Sebulan Selesai
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.30
'Biadab!' Prabowo Murka soal Korupsi MBG: Ambil Untung dari Makanan Anak Disebut Tak Punya Kemanusiaan
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 13.07
BGN: Publik bisa pantau dan awasi Program MBG lewat portal Radar MBG
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 10.57