Bom Bunuh Diri Guncang Kantor Polisi, 14 Tewas-Presiden Buka Suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan diri di luar kantor polisi di Kabal, Lembah Swat, Pakistan, pada Minggu, 2 Agustus 2026, menewaskan sedikitnya 14 orang dan melukai lebih dari 20 orang lainnya. Insiden terjadi saat kerumunan warga menggelar protes menuntut pemerintah mengatasi meningkatnya kekerasan di wilayah tersebut. Pelaku ditemukan oleh polisi dan meledakkan bahan peledak di pintu masuk, memicu kepanikan di antara demonstran.
Serangan ini merupakan bagian dari gelombang kekerasan yang meningkat di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, yang pernah menjadi basis kuat Taliban Pakistan. Dalam beberapa hari terakhir, telah terjadi serangan lain seperti penyergapan drone yang menewaskan 11 polisi di Hangu dan serangan bom mobil yang menewaskan 27 tentara di Tank, yang diklaim oleh Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP). Data menunjukkan 154 kematian terkait terorisme di provinsi ini pada Juli 2026, lebih dari dua kali lipat dari Juni.
Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif mengutuk serangan tersebut, menyampaikan belasungkawa, dan menegaskan komitmen untuk memerangi terorisme. Pemerintah Pakistan menuduh pemerintahan Taliban Afghanistan memberikan perlindungan kepada kelompok bersenjata, sementara Kabul membantah tuduhan tersebut, memperburuk hubungan bilateral antara kedua negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 01.01
Bom Bunuh Diri Serang Kerumunan di Pakistan, 13 Orang Tewas
Berita terkait
Detik-detik Lansia Pemilik Warung Mi Singapura Dibanting Pengunjung
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 20.30
Polisi Selidiki Kasus Pengunjung Banting Pemilik Warung Mi Singapura
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 20.15
Saksi Sebut Pelempar Benda Diduga Molotov ke Pos Polisi Margorejo Pakai Motor & Helm Biru
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 05.00
Wanita di Lumajang Diduga Potong Alat Kelamin Suami Saat Sedang Tidur
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 19.37