Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bos BRI Dampingi Prabowo Kawal Akad Massal 62 Ribu Debitur KPR FLPP

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) mendukung Program 3 Juta Rumah melalui pembiayaan perumahan yang inklusif. Dalam Akad Massal Debitur KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Batang, Jawa Tengah, BRI mengakui 6.059 debitur dari total sekitar 62.000 peserta nasional. Presiden Prabowo Subianto menekankan sinergi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan dunia usaha sebagai fondasi untuk memperluas penyediaan rumah bagi masyarakat, mencerminkan semangat Indonesia Incorporated.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menjelaskan bahwa BRI memperkuat dukungan melalui berbagai skema pembiayaan. Selain KPR untuk masyarakat berpenghasilan rendah, BRI menyediakan Kredit Program Perumahan (KPP) dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan untuk pengembang. Sejak Oktober 2025 hingga 28 Juli 2026, BRI menyalurkan KPP senilai Rp12,17 triliun kepada 87.055 penerima. Pada periode Januari hingga 28 Juli 2026, realisasi KPP mencapai Rp10,94 triliun atau 91,18% dari target tahun 2026 sebesar Rp12 triliun.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mencatat bahwa penyaluran rumah subsidi melalui FLPP pada 2025 mencapai 278.000 unit, tertinggi sejak program dimulai pada 2010. Acara dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Kapolri, menunjukkan dukungan luas terhadap sektor perumahan sebagai penggerak ekonomi nasional dengan dampak luas pada berbagai industri.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait