Bos Danantara Buka-Bukaan Soal Perbaikan Kinerja BUMN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

COO BPI Danantara Dony Oskaria menjelaskan perbaikan kinerja BUMN di bawah pengelolaannya melalui transformasi bisnis, pembenahan manajemen, efisiensi, dan restrukturisasi. Beberapa BUMN seperti Semen Indonesia, Pegadaian, Pupuk Indonesia, Timah, dan Krakatau Steel terbukti mencatatkan kinerja baik. Semen Indonesia mengubah model bisnis penjualan dari terpusat ke unit lokal, memperkuat manajemen, dan menekan biaya produksi hingga terukur kompetitif dengan target laba Rp 1 triliun pada 2026. Pegadaian bertransformasi digital dengan platform Tring! untuk bisnis emas dan ekosistem bullion bank, menargetkan laba Rp 12 triliun pada 2026. Pupuk Indonesia mengubah model dari cost plus ke mark to market, meningkatkan produksi dan ekspor. Danantara menemukan tiga akar masalah utama: investasi berlebihan, rekayasa keuangan, dan fraud, sekaligus mewajibkan ROI setiap investasi dan melakukan impairment aset serta mencegah pemolesan laporan keuangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 22 Agustus 2026 pukul 19.17
Danantara Siapkan Skema Merger dan Restrukturisasi PT PP
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 11.03
Danantara Butuh Payung Hukum untuk Jalankan Pengawasan Ekspor SDA
Berita terkait
Rapor Danantara: 70% Beres, Sisa PR Tinggal Karya, Pos dan Dapen
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 15.15
PR Besar Danantara, Dua Ditarget Selesai Tahun Ini
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 12.28
Danantara Siapkan Strategi Kurangi Utang WIKA Lewat Optimalisasi Aset
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 17.19
Danantara Sulit Restrukturisasi BUMN Karya, Ini Alasannya
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 06.40