Bos Merek Mobil China Jawab Isu Sparepart Langka dan Harga Bekas Jatuh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Artikel membahas stigma terhadap mobil asal China di Indonesia, terkait ketersediaan suku cadang yang langka dan nilai jual bekas yang rendah. Jetour Indonesia menanggapi dengan mempersiapkan jaringan purnajual, termasuk gudang distribusi pusat di Cikarang seluas lebih dari 2.000 meter persegi yang menyimpan sekitar 31.000 pieces sparepart hingga Juli 2026. Koordinasi dengan kantor pusat di China memastikan pasokan komponen untuk pasar Indonesia yang dianggap penting.
Sistem pemantauan stok diterapkan dengan dealer, menggunakan peringatan otomatis jika stok menipis. Suku cadang dibagi menjadi fast moving dan slow moving untuk menjaga ketersediaan. Untuk menjaga nilai jual kembali, Jetour menawarkan garansi panjang dan perawatan gratis, seperti garansi kendaraan 6 tahun atau unlimited kilometer untuk Jetour T2 i-DM, serta garansi baterai 8 tahun atau 160.000 kilometer. Langkah ini bertujuan meningkatkan kepercayaan konsumen.
Bagikan
Berita terkait
Honda Pilih Jalan yang Belum Ramai
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 16.13
Merek Mobil China Makin Gencar di Pasar RI, Ini Respons Toyota
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 21.20
Dulu Dilarang, Kini Trump Persilakan China Bikin Mobil di AS dengan Syarat
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 08.55
Peta Persaingan Mobil China di Indonesia Berubah, Geely Mulai Geser Wuling
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 19.20