BPBD Kabupaten Bandung Monitor Gempa Swarm di Pangalengan dan Kertasari
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BPBD Kabupaten Bandung meningkatkan pengawasan di Pangalengan dan Kertasari setelah BMKG mencatat 42 kejadian gempa swarm hingga 17 September 2026. Monitoring dilakukan bersama BMKG dengan fokus pada asesmen lapangan untuk memetakan kondisi dan mengantisipasi dampak. Hingga saat ini tidak ditemukan kerusakan bangunan atau fasilitas umum. BMKG menyatakan 118 gempa di Kabupaten Bandung (11 Agustus-17 September) dipicu sesar lokal yang belum terpetapi. Ahli Daryono menjelaskan gempa swarm bukan omen gempa besar karena tidak ada mainshock yang dominan. Masyarakat diminta tenang dan hanya mengandalkan informasi resmi BMKG.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 17 September 2026 pukul 13.06
118 Gempa Terjadi di Kabupaten Bandung dalam 38 Hari, Ini Analisis BMKG
ANTARA News · 17 September 2026 pukul 11.25
Ahli: Puluhan gempa swarm Bandung bukan pertanda gempa besar terjadi
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 08.28
BMKG Catat 47 Kali Gempa Guncang Bandung Sejak Kemarin
JawaPos · 17 September 2026 pukul 08.00
Bandung Digunjang 42 Gempa sejak Kemarin, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Berita terkait
Daryono : Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 08.39
Pemprov DKI Imbau Warga Tenang Usai Gempa di Kepulauan Seribu: Kondisi Aman
kumparan · 12 September 2026 pukul 14.35
Pemprov DKI Pastikan Kepulauan Seribu Aman, Aktivitas Warga Tetap Normal
Detik.com · 12 September 2026 pukul 12.07
BMKG: 118 Gempa di Kabupaten Bandung Dipicu Sesar Lokal Baru
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.26