Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BPBD Kabupaten Bekasi Salurkan 5,7 Juta Liter Air Bersih Atasi Kekeringan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi telah menyalurkan 5.797.500 liter air bersih sejak 9 Juni 2026 untuk warga terdampak kekeringan. Distribusi ini menyasar 65.659 jiwa dari 21.333 kepala keluarga di 192 lokasi, tersebar di 35 desa dan 11 kecamatan. Wilayah paling terdampak kekeringan terkonsentrasi di Kecamatan Cibarusah, Bojongmangu, dan Serang Baru. BPBD juga mengidentifikasi dampak kekeringan pada sektor pertanian, dengan 1.827 hektare lahan produktif di 15 kecamatan terdampak. Untuk penyelesaian jangka panjang, pemerintah daerah sedang mengupayakan sistem pompanisasi melalui kolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Perumda Tirta Bhagasasi. Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, mendorong pembangunan sumur satelit di 32 desa sebagai solusi teknologi air bersih berkelanjutan. Pemerintah juga menyalurkan toren penampungan air dan sumur bor di titik strategis untuk mendukung keberlanjutan pasokan. Upaya ini melibatkan kolaborasi lintas instansi termasuk TNI-Polri, PMI, BBWS, Perum Jasa Tirta, hingga kontribusi CSR perusahaan industri. Dalam laporan terbaru, diketahui bahwa 2.592 hektare lahan sawah di Kabupaten Bekasi mengalami kekeringan. Pemerintah daerah menyiapkan asuransi AUTP dan mitigasi irigasi darurat. Plt Bupati Asep Surya Atmaja sedang memantau normalisasi saluran irigasi di Pebayuran untuk memastikan produktivitas petani tetap terjaga saat musim kemarau.

Berita terkait