Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BPBD Kalsel Tangani 299 Kasus Karhutla Hingga 27 Juli 2026

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan bersama petugas gabungan telah menangani 299 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga 27 Juli 2026, dengan luas area terbakar mencapai 794,1 hektare. Kota Banjarbaru menjadi wilayah dengan jumlah kejadian terbanyak (128 kasus), disusul Kabupaten Tanah Laut (42 kasus) dan Kabupaten Banjar (39 kasus). Luas area terbakar terbesar tercatat di Banjarbaru sekitar 326 hektare, sehingga wilayah tersebut menjadi fokus penguatan pencegahan dan pengendalian karhutla selama periode siaga darurat.

Pemerintah Provinsi Kalsel menetapkan status siaga darurat karhutla dari 6 Juli hingga 31 Oktober 2026, dan Komando Penanganan Darurat Bencana mulai beroperasi pada 7 Juli 2026 untuk meningkatkan koordinasi lintas sektor. Kendala utama satgas darat adalah akses sulit ke lokasi kebakaran, terutama di kawasan gambut yang tidak dapat dilalui kendaraan, sehingga memerlukan penyambungan selang yang panjang dan tekanan air berkurang di ujung selang. Operasi udara, termasuk Operasi Modifikasi Cuaca (15‑21 Juli 2026) dan helikopter water‑bombing, digunakan untuk menjangkau titik panas yang sulit dijangkau melalui darat. Namun, operasi udara terbatas hingga pukul 18.00 WITA demi keselamatan penerbangan, sehingga kebakaran malam hari ditangani oleh satgas darat yang fokus melindungi permukiman, sementara titik yang sulit dijangkau menunggu dukungan udara hari berikutnya.

Berita terkait