BPBD sebut paparan abu vulkanik di Jakarta tipis dan dapat berubah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BPBD DKI Jakarta menyatakan paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Jakarta tipis namun berpotensi berubah sesuai arah dan kecepatan angin. Abu vulkanik menyebar ke DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, berbeda dari debu biasa karena partikel halus yang dapat menyebabkan iritasi saluran pernapasan, mata, dan kulit. BPBD mengimbau masyarakat tidak panik, tetapi meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi resmi. Langkah yang disarankan meliputi: menggunakan masker medis, menutup pintu dan jendela, mengurangi aktivitas di luar rumah bagi kelompok rentan, membasah abu sebelum dibersihkan, menutup tempat penyimpanan air dan makanan, serta mencari pertolongan kesehatan jika mengalami gejala parah. Status Gunung Anak Krakatau tetap pada Level III (Siaga) sejak erupsi pada Jumat (4/9) hingga Minggu (6/9/2026).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 September 2026 pukul 09.58
CFD Sudirman-Thamrin Selesai Lebih Cepat Pagi Ini Imbas Abu Anak Krakatau
kumparan · 6 September 2026 pukul 09.19
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masuk DKI, KAI Imbau Penumpang Pakai Masker
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 05.49
Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai ke Jakarta
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 14.57
5 Wilayah Jakarta Siaga Kekeringan, BPBD Siapkan Pasokan Air Bersih
Berita terkait
Tips Kurangi Risiko Gangguan Kesehatan dari Abu Vulkanik Aktivitas Gunung Anak Krakatau
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 12.00
Badan Geologi: Suara Dentuman di Jabar dari Erupsi Gunung Anak Krakatau
Detik.com · 6 September 2026 pukul 11.45
Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terpa 3 Provinsi, Salah Satunya Jakarta
JawaPos · 6 September 2026 pukul 11.30
Bukan Debu Biasa, Ini Alasan Bersihkan Abu Anak Krakatau Harus Disiram Dulu
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 11.11